إسهام الخطّ العربيّ فى تعليم اللّغة

نظرة عامة عن كون تعليم الخطّ في العصر الرّقميّ

  • Atiq Farohidy Institut Agama Islam Negeri Surakarta
Keywords: Khat, Pembelajaran, Eksistensi, Ilmu, Seni

Abstract

Di era digital pada zaman modern ini, segala sesuatu dituntut serba cepat dan tepat. Hal tersebut menimbulkan kreatifitas dan inovasi yang kemudian memunculkan perkembangan ide serta pemikiran, baik dalam bidang teknologi, pendidikan, budaya, dan bahkan masuk ke wilayah seni. Hal yang demikian menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi kalangan seniman muslim dan para pengajar kaligrafi islam (khattat). Sehingga untuk mengembangkan seni islami ini bisa jadi saat ini perlu mengikuti pola perkembangan yang ada di era digital. Bagi orang yang mempelajarinya, menulis dengan "Metode Tradisional" memberikan dampak secara Psikologis. Mempelajari seni kaligrafi selain menjadikan seseorang terbiasa berpikir logis dan sistematis (teratur), juga diyakini bisa menumbuhkan jiwa yang memiliki karakter yang kuat, terlatih dengan kesabaran dan mencintai keindahan. Hal yang demikian karena menulis dengan tangan lebih memberikan efek psikologis berupa ketenangan jiwa, melatih kesabaran dan ketelitian. Makalah ini memaparkan tentang eksistensi pembelajaran Khat di era digital, serta kontribusinya dalam pembelajaran bahasa Arab. Melihat realita yang terdapat dalam dunia pendidikan, penulis mengamati bahwa meskipun zaman semakin berkembang, eksistensi pembelajaran Khat dengan Metode Tradisional )Taqlidiyyah( masih banyak dipelajari dan diminati. Selain itu aktifitas menulis secara manual bermanfaat untuk mengasah kemampuan motorik. Sebagai seorang muslim, menulis kaligrafi juga mengandung dimensi ibadah didalamnya, yaitu mendakwahkan agama Islam melalui media tulisan.

Published
2019-07-13