Pendampingan Pemahaman Kitab Kuning Durratun Nashihin dalam Pembentukan Karakter Santri Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan

  • Miftachul Ulum Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan
Keywords: Kitab Kuning, Bandongan, Karakter

Abstract

Pendidikan karakter merupakan penanaman kebiasaan (habit) tentang hal-hal yang baik dalam kehidupan, sehingga seseorang memiliki kesadaran dan pemahaman yang tinggi, serta kepedulian dan komitmen untuk menerapkan kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter dilakukan secara simultan dan berkelanjutan di dalam dan di luar kelas. Keberhasilan pendidikan karakter akan dipengaruhi oleh teladan dan contoh nyata dalam kehidupan dan dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu lembaga yang tetap konsisten dan telah mengakar dimasyarakat dalam pembentukan karakter adalah pondok pesantren. Pembentukan karakter tidak semata-mata membalikkan tangan langsung jadi, namun perlu proses yang panjang. Pesantren telah konsisten dengan kegiatan rutinitas melalui pengajian dan pelaksanaannkegiatan ubudiyah. Salah satu momen dalam bentuk kegiatan yang sampai saat ini tetap pada kaidah kuno yaitu pengajian kitab kuning. Metode bandongan dalam penyampaian pengajian kitab kuning tetap eksis dan masih diterima oleh masyarakat. Salah satu kitab kuning yang dikaji dipesantren adalah Kitab Durratun Nashihin yang telah berumur lebih dari 200 tahun. Kitab ini merupakan salah satu kitab kajian mengkaji perilaku manusia dalam kehidupan didunia. Diharapkan melalui pendampingan dengan pengkajian kitab ini terbentuk karakter pribadi pada diri santri atau siswa benar-benar terwujud.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-10-28
How to Cite
Ulum, M. (2018). Pendampingan Pemahaman Kitab Kuning Durratun Nashihin dalam Pembentukan Karakter Santri Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Proceedings of Annual Conference on Community Engagement, 617-626. Retrieved from http://proceedings.uinsby.ac.id/index.php/ACCE/article/view/88