Teknologi Pupuk dan Pestisida Organik melalui Program KKN-PPM bagi Petani Hortikultura Desa Sukasari Kabupaten Kepahiang

  • Jafrizal Jafrizal Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Keywords: Kompos, MOL, Biourine dan Pestisida Organik

Abstract

Desa Sukasari merupakan lokasi yang sangat ideal sebagai lokasi program KKN-PPM.  Masyarakatnya aktif dan terbuka dalam mengadopsi teknologi pertanian, hal ini dibuktikan dengan  terpilihnya Gapoktan Desa Sukasari sebagai Gapoktan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2014.  Sebagaimana petani hortikultura umumnya, dalam menjalankan usaha taninya petani sayuran masih menerapkan sistem konvensional, terutama dalam pemanfaatan pupuk dan pestida anorganik.  Hal ini ditenggarai telah menyebabkan penurunan produktifitas lahan, terjadinya pencemaran lingkungan terutama pada tanah dan air serta ketergantungan petani akan produk komersial pabrik dan mematikan kearifan lokal dalam berusaha tani.  Limbah  pertanian seperti jerami padi, limbah sayuran, dan limbah dedak kulit kopi belum optimal dimanfaatkan sebagai bahan pupuk organik. Hal ini dilakukan petani karena mereka menganggap limbah pertanian adalah sampah yang  jika dibiarkan berada di lahan akan menjadi sarang hama seperti tikus.  Begitu juga halnya dengan limbah peternakan, kotoran ternak dari sapi perah dan pedaging, Kotoran tersebut hanya ditumpuk dan butuh waktu yang lama agar bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.  Dengan memperhatikan masukan dari anggota kelompok tani maka disepakati suatu solusi yang sekaligus menjadi tema program KKN-PPM yang dilaksanakan yaitu dengan memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan  menjadi pupuk dan pestida organik.  Solusi ini dipilih dengan pertimbangan memiliki nilai tambah, murah dan lebih ramah terhadap lingkungan.  Limbah padat akan difermentasi menjadi pupuk organik kompos.  Disamping pembuatan kompos, juga disepakati untuk meramu MOL dan biourine sebagai pupuk cair, serta pestisida organik untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman.  Bentuk kegiatan program KKN-PPM yang dilakukan diantaranya:  pendidikan dan penyuluhan tentang pertanian ramah lingkungan; pelatihan dalam pembuatan kompos, MOL, biourine dan pestisida organik; serta pembuatan demplot percobaan aplikasi pupuk dan pestisida organik pada tanaman.  Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dapat meningkatkan wawasan petani dalam pertanian organik yang ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan petani pada pupuk dan pestisida anorganik, menghidupkan kembali kearifan lokal dalam berusaha tani.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-10-28
How to Cite
JafrizalJ. (2018). Teknologi Pupuk dan Pestisida Organik melalui Program KKN-PPM bagi Petani Hortikultura Desa Sukasari Kabupaten Kepahiang. Proceedings of Annual Conference on Community Engagement, 197-208. Retrieved from http://proceedings.uinsby.ac.id/index.php/ACCE/article/view/51