Sustainability UKM Batik =Murni= melalui Harmonisasi Manajemen di Era Revolusi Industri 4.0

  • Titiek Rachmawati Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Keywords: Sustainability, Harmonisasi, Alat Penyemprot Warna, Kompor Listrik.

Abstract

Di era revolusi industry 4.0 Usaha Kecil Menengah (UKM), tidak terkecuali  UKM Batik “Murni” masih  menghadapi masalah manajemen, khususnya dari aspek produksi, pemasaran dan aspek pencatatan keuangan. Disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0. Ada beberapa permasalahan yang dihadapi pengrajin batik “Murni” yang telah diselesaikan yaitu sebagai berikut: (1) Alat penyemprot warna batik untuk meningkatkan produksi kain batik dan kualitas batik (2) Kompor listrik untuk mencairkan malam (lilin). (3) Akun facebook sebagai media mengenalkan dan memasarkan kain batik. (4) Pelatihan ketrampilan “Yoyo Art” yang akan mendorong pengrajin batik “Murni” kreatif dalam mengembangkan desain produk dengan aplikasi berbahan kain batik. (5) Sistem akuntansi penjualan yang dapat digunakan untuk memudahkan mencatat semua transaksi sampai menjadi laporan keuangan.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-10-28
How to Cite
Rachmawati, T. (2018). Sustainability UKM Batik =Murni= melalui Harmonisasi Manajemen di Era Revolusi Industri 4.0. Proceedings of Annual Conference on Community Engagement, 34-39. Retrieved from http://proceedings.uinsby.ac.id/index.php/ACCE/article/view/36